Skip navigation

Saya mulai bersekolah di SMA Tarsisius 2 sejak saya kelas 1 SMP. Sekarang saya duduk di kelas XII di SMA Tarsisius 2. Di sini saya mendapatkan banyak pengalaman. Saya mendapatkan banyak teman baru, yang saya belum kenal sebelumnya. Selain itu, SMA Tarsisius 2 tidak terlalu jauh dari rumahku. Jadi saya tidak perlu bangun terlalu pagi untuk pergi ke sekolah. Guru-guru, teman-teman, serta karyawan yang ada sangat baik. Sehingga saya senang bersekolah disini.

Hal yang paling saya senangi adalah pada saat liburan kenaikan kelas 1 ke kelas 2, di SMA Tarsisius 2 mengadakan acara yang disebut “LIVE IN”. Acara itu memembantu saya belajar untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru, menambah pengalaman untuk berladang, dll.

Ekstrakulikuler yang ada juga sangat menyenangkan. Saya mengikuti ekskul PMR. Disana saya mendapatkan banyak pengalaman. Hal ini yang membuat saya senang bersekolah di Tarsisius 2. Di sini saya mendapatkan banyak pengalaman baru yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya.

Thanks to SMA Tarsisius 2…

_Melda_

Buat Audry, langit adalah segalanya. Apa pun keadaannya, baik atau buruk, langit selalu ada dan menemani Audry. Karena itu Audry cinta banget sama langit dan sering berlama-lama memandangi langit. Cuma entah kenapa, kayaknya Audry sering kali nggak bisa deketan sama hal-hal yang ia cintai. Buktinya Audry takut naik pesawat setengah mati, padahal ia suka banget sama langit. Bukti lain, Audry nggak mungkin bisa bersama lagi dengan cowok yang selama ini ia cintai.

Di tengah usahanya merelakan cowok itu, Audry malah bertemu Eliot, cowok lain yang selalu membuatnya dongkol. Setiap kali ketemu mereka pasti langsung berantem. Tapi ternyata di balik semua hal menjengkelkan itu, Eliot selalu ada setiap kali Audry butuh seseorang. Apakah Eliot memang bisa jadi langit kedua buat Audry?

T-Fourt adalah acara yang di buat oleh OSIS SMA Tarsisius II. Acara ini berlangsung dari tanggal 7-15 November 2008 di SMA Tarsisius II, di Jl. Batusari raya No.12, Jakarta Barat.

T-Fourt biasanya di adain setiap tahun. Ya buat menjalin hubungan sama sekolah-sekolah lain. Tapi nama setiap tahunnya ya beda-beda. Tergantung sama OSISnya, mau namain apa.

Acara ini di ikuti oleh berbagai sekolah, contohnya, SMA Tarsisius Vireta, SMA Yadika 2, SMA Ketapang 1, SMA Vianney, SMA Yasporbi, SMA Telkom, SMA 78, dan masih banyak lagi yang gk mungkin di sebutin semuanya. Dalam acara ini, yang di pertandingkan ada basket putra-putri, futsal, dan MD. Oh ya,, ada Band nya juga. Tapi itu acara puncaknya, tanggal 15 November 2008.

Acara T-Fourt sampai hari ini masih berlangsung. Acaranya lumayan seru, apalagi kemarin pas team basket Tarsi 2 (yang cowo nya) tanding. Mereka lawan SMA Barunawati. Hasil pertandingannya, SMA Tarsisius II yang menang… heheh…

sekian ya,,, ^.^

selamat ya buat panitia T-Fourt yang dah berhasil ngadain acara ini….

Pada awalnya, saya gak pernah tau ada novel yang judulnya “Laskar Pelangi”. Padahal saya suka membaca novel. Akhirnya mau tidak mau, saya harus membaca novel tersebut. Setelah membaca, baru mengerti dan tahu kalau novel Laskar Pelangi sangat bagus dan inspiratif.

Saya sangat bangga kepada anggota Laskar Pelangi. Mereka sangat haus akan ilmu. Walaupun mereka bersekolah di sekolah yang fasilitasnya kurang memadai, mereka tidak putus asa untuk tetap bersekolah dan mendapatkan ilmu. Sampai akhirnya mereka dapat menjadi orang sukses.

-Novel Laskar Pelangi is The Best-

-_-MeLda-_-

Yayasan ini bergerak di bidang sosial. Mereka membantu semua anak cacat yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tanpa memandang suku, agama, umur, tempat asal mereka, dll. Mereka tidak mengharapkan uang, mereka memparhatikan nasib anak-anak cacat itu. Karena mereka yakin, kalau anak-anak itu dapat berkembang. Walaupun mereka memiliki keterbatasan. oleh karena itu di yayasan sinar pelangi, anak-anak cacat itu di operasi. Dalam 1 tahun yayasan itu dapat mengoperasi 250-300 anak cacat yang ada di indonesia. yayasan ini juga membuka panti asuhan.

Pendidikan yang di peroleh di SMA dapat di katakan cukup penting. Karena untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, kita harus menyelesaikan pendidikan di SMA terlebih dahulu. Apa yang kita dapatkan di SMA sangat berguna untuk masa depan kita sebagai remaja. Karena, semua itu pendidikan di SMA sangatlah penting.

Hal lain yang dapat dilihat dari pendidikan di SMA adalah pergaulan nya. Walaupun banyak yang mengatakan bahwa SMA merupakan tempat yang dapat merusak diri seseorang, tetapi pendapat itu tidak benar. Jika kita dapat memilih pergaulan dengan baik. Kita tidak akan terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik selama berada di SMA. Dan apa yang kita peroleh selama ada di SMA, dapat di jadikan pengalaman.

Hari ini aku sempat ngobrol ma Bpk.Heni Purwanto mengenai guna blog untuk pelajar.

Intisarinya.. aku ngambil kesimpulan kenapa sih (contoh disini : pelajar SMP) itu perlu tahu ngeblog..

Ini alasannya (VersiQ):

1. Nulis yuk…

Adanya pembahasan pada pelajaran Bahasa indonesia “Menulis Cerpen” terkadang bikin yang gak PD nulis (Selain Diary tentunya) pusing,nah.. dengan adanya blog ,siapa tau bagi yang suka nulis n yakin tulisannya itu bagus tapi ga PD buat nunjukin ma orang di sekitarnya.. pake ajah deh blog.. dijamin cespleng,n sapa tau bisa jadi buku, secara sekarang lagi ngetren blog jadi buku Melet Melet

2.Internet Sekolah

“Kan ada internett”,pernah kutahu kalimat itu di iklan yang ada di tv,yang anak sd yang dengan cepat mencari artikel di internet.. pasti tau kannn. Tapi hal ini beda dengan apa yang (kebetulan) kutemui… benwit internet kepake buat buka situs game flash(minic***.com), sampai ada juga yang bingung ndak tau mau ngapain dengan akses internet itu,akhirnya ndak maksimal deh internetnya MbenjoOoOl

3.Media belajar

Sudah tentu kalo blog itu dipakai buat alat belajar,pasti asik.. “kok bisa gitu sih?” Alasannya adalah Blog itu membuat siswa ndak bosen liat papan tulis yang itu-itu doang buat ngerjain tugas dari guru gurunya. Jika setiap tugas ataupun latihan-latihan lainnya dipublikasikan diblog, setiap siswa dapat mengaksesnya darimana ajah.. asal ada internet lho,kalo ndak ada ya mumet * GdubRakkkS

Frens,smentara segitu dulu… Kalo udah survey lagi, ntar tak lanjoot lagi..

http://www.bloggerngalam.com

apa yang ada untukmu saat ini?

orang tua?

teman?

pacar?

sahabat?

saudara?

mungkin semua kamu punya…

tapi sering kali kita tidak menghargai apa yang ada..

kita sering membantah orang tua..

bertengkar dengan teman, saudara, sahabat, dll..

tapi kita sering tidak menghargai apa yang kita miliki saat ini..

seharusnya,,

kita harus lebih menghargai apa yang kita miliki saat ini..

karena penyesalan akan datang belakangan..

Belakangan ini, saya lumayan gencar mendorong sahabat-sahabat penulis maupun siapa saja yang sedang belajar mengembangkan kemampuan menulis untuk membuat weblog atau blog. Saking bersemangatnya, sampai ada rekan yang berseloroh, “Wah, bikin blog-nya aja belum genap sebulan. Tapi, cara ngomporinnya udah semangat 45!” Diledek begini saya langsung ngeles (berkilah), “Lho, nge-blog-nya di Ezonwriting.wordpress.com boleh baru. Tapi, nulis di media media online kan udah dari dulu?” Dan, rekan ini cuma bilang, “Ya, whatever-lah…!”

Kali ini, saya ingin menekankan kembali betapa media blog ini punya banyak manfaat bagi penulis, atau siapa saja yang sedang belajar menulis. Bagi saya, blog sebenarnya punya karakteristik yang hampir sama dengan website biasa seperti Pembelajar.com atau beragam website lainnya. Bedanya hanya sedikit, yaitu pada kemudahan pembuatannya, pengelolaannya, template yang tersedia, serta sifat gratisan namun dengan menu-menu pendukung yang berlimpah.

Saya tidak akan bahas hal teknis soal beda website biasa dengan blog di sini karena memang bukan kompetensi saya. Yang ingin saya garis bawahi adalah bahwa siapa pun sekarang bisa memiliki blog dengan tampilan profesional (layaknya website biasa yang cantik) secara gratis dan mudah. Nah, blog ini ibarat rumah kita di dunia maya yang bisa didandani dan dimodifikasi sedemikian rupa, serta dimanfaatkan sesuai kebutuhan kita. Dalam konteks tulisan ini, kita akan ulas manfaat blog dari segi kepenulisan.

Baik, dari pengamatan saya, ada sejumlah manfaat blog bagi penulis atau siapa pun yang sedang mengembangkan kemampuan menulisnya. Berikut di antaranya.

Pertama, blog menjadi sarana publikasi tulisan yang termudah sekaligus strategis. Kita sudah pada tahu, salah satu masalah utama yang dialami kebanyakan penulis—terlebih lagi penulis pemula—adalah soal wadah publikasi. Media massa umum seperti koran, tabloid, majalah, jurnal, sering kali terbatas ruangnya dan mematok standar kualitas tulisan tertentu. Setiap hari, ribuan tulisan masuk ke meja redaksi berbagai media massa, tapi hanya sedikit saja yang bisa dimuat.

Nah, selain sejumlah website yang menerima kontribusi tulisan dari luar, blog bisa jadi solusi bagi tulisan-tulisan yang tidak tertampung itu. Manakala tulisan ditampilkan di blog, aslinya tulisan itu sudah punya “nyawa” dan mendatangkan pengaruh. Hanya tulisan yang dipublikasikan saja yang punya nyawa dan pengaruh kepada pembacanya. Blog bisa menjadi alat untuk menghidupkan tulisan kita.

Lalu, apa strategisnya memublikasikan tulisan di blog? Nilai strategisnya sedikit berbeda dengan media offline macam surat kabar. Tulisan yang dimuat di surat kabar belum tentu bisa diakses melalui internet, kalau surat kabar tersebut tidak online. Tulisan di blog jelas online, dan pada tingkatan tertentu, tulisan tersebut mudah diakses melalui search engine. Jejak di search engine inilah yang punya nilai startegis.

http://www.pembelajar.com

hgqj5552.jpg

Sepuluh tahun menikah, rahim Nidia tetap kosong. Segala cara telah ditempuh. Namun bayi yang didambakannya belum datang juga. Suaminya rela dia menjalani inseminasi buatan. Tapi Nidia memilih adopsi. Bayi pertama yang mereka inginkan, telah diambil pasangan lain. Bayi kedua hampir menyeret mereka ke pengadilan, karena ibu kandung bayi itu kembali menggugat anaknya. Bayi yang ketiga, tak pernah mengharapkan apa-apa. Karena sejak lahir dia telah ditakdirkan hidup tersisih dalam dunianya yang gelap.

DUNIA TANPA WARNA
Satu dari tujuh novelet Mira W. yang dikemas dalam Kumpulan Novelet